Wednesday, October 19, 2011

Kata - Kata Bijak dari Steve Jobs (Pendiri Apple)

     Mendiang pendiri Apple, Steve Jobs, pernah bercerita cukup panjang mengenai kematian. Dia mengutarakannya di depan para wisudawan Universitas Stanford, AS, pada Juni 2005. Menurut Jobs, kematian bisa jadi adalah suatu “pencapaian terbaik dalam hidup” dan jangan menyia-nyiakan “waktu kita yang terbatas” dengan bergantung pada kehidupan orang lain.”

Kata bijak Steve Jobs


     Kutipan pidato Jobs itu dimuat kembali oleh sejumlah laman media di AS bertepatan dengan hari wafatnya inovator Apple itu di usia ke-56 tahun, 5 Oktober 2011. Jobs wafat setelah bertahun-tahun melawan kanker pankreas yang menyerang tubuhnya.

Di bagian akhir pidatonya di hadapan para wisudawan Universitas Standford enam tahun yang lalu, Jobs secara khusus menyinggung konsep kematian. “Saya setiap hari bercermin dan bertanya kepada diri sendiri, ‘Bila hari ini adalah yang terakhir bagi hidupku, apakah aku ingin melakukan apa yang akan kulakukan hari ini?’ Dan bila hampir setiap hari menjawab ‘Tidak,’ berarti saya tahu saya harus mengubah sesuatu,” kata Jobs.

“Mengingat saya akan akan segera mati merupakan hal yang paling penting untuk membantu saya membuat pilihan-pilihan besar dalam hidup,” kata Jobs dalam pidatonya yang dimuat di laman     Universitas Stanford. Saat itu, dia mengaku sudah setahun mengetahui dirinya menderita kanker.
Jobs mengaku dengan berat hati mengikuti saran dokter dan harus menahan sakit yang luar biasa selama menjalani perawatan. Dia sadar bahwa sewaktu-waktu “hari”nya akan tiba.

“Tidak ada yang mau mati. Bahkan orang-orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin lebih dulu mati. Namun, kematian adalah tujuan yang harus dihadapi kita semua. Tidak ada satupun yang bisa lolos [dari kematian],”kata Jobs.

Pesan Steve Jobs "waktu kalian terbatas, jadi jangan menyia-nyiakannya dengan bergantung pada kehidupan orang lain"

“Dan itu nampaknya sudah seharusnya demikian, karena Kematian kemungkinan besar adalah pencapaian terbaik dalam Hidup. Itu adalah agen perubahan dalam Hidup, dengan menggantikan yang tua untuk membuka jalan bagi yang baru,” lanjut Jobs.

Kepada para wisudawan, selanjutnya Jobs mengatakan “Kini yang baru itu adalah kalian, namun suatu saat yang tidak begitu lama dari sekarang, kalian perlahan akan menjadi tua dan akan tergantikan. Maaf ini membuat jadi terkesan dramatis, namun kebenarannya demikian,” lanjut Jobs, yang mengaku tidak bisa menyelesaikan kuliah untuk menjadi wirausahawan.

Dia juga berpesan kepada kaum muda bahwa “waktu kalian terbatas, jadi jangan menyia-nyiakannya dengan bergantung pada kehidupan orang lain.” Maksud Jobs, jangan mudah terbawa oleh pengaruh orang lain. “Paling penting, yakinlah akan suara hati dan intuisi kalian, karena mereka sudah tahu apa yang kalian cita-citakan. Yang lain itu nomor dua,” kata Jobs.
http://ruanghati.com/2011/10/07/kata-kata-bijak-steve-jobs-pendiri-apple-sebelum-meninggal/

Inilah 8 Karma Langsung Bagi Wanita Yang Aborsi Bayinya

Sungguh memprihatinkan, fakta bahwa 1 hingga 2 juta perempuan Indonesia melakukan aborsi setiap tahun. Sebagai negara yang mayoritas penduduknya umat taat beragama melihat fakta ini sungguh sangat miris.  Padahal aborsi adalah salah satu tindakan yang bisa menimbulkan banyak dampak buruk bagi kesehatan. Aborsi bukanlah suatu prosedur medis yang sederhana. Jika dilakukan secara sembarangan dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Bahkan bagi beberapa perempuan hal ini dapat mempengaruhi fisik, emosional dan spiritualnya.  Komplikasi serius yang bisa timbul akibat aborsi adalah:

1. Pendarahan hebat.
Jika leher rahim robek atau terbuka lebar akan menimbukan pendarahan yang dapat berbahaya bagi keselamatan ibu. Terkadang dibutuhkan pembedahan untuk menghentikan pendarahan tersebut.
Foto Ibu Aborsi
Foto seorang ibu yang baru saja melakukan aborsi pada bayinya
2. Infeksi.
Infeksi dapat disebabkan oleh alat medis tidak steril yang dimasukkan ke dalam rahim atau sisa janin yang tidak dibersihkan dengan benar.
3. Aborsi tidak sempurna.
Adanya bagian dari janin yang tersisa di dalam rahim sehingga dapat menimbulkan perdarahan atau infeksi.
4. Sepsis (keracunan darah)
Biasanya terjadi jika aborsi menyebabkan infeksi tubuh secara total yang kemungkinan terburuknya menyebabkan kematian.
Foto Ibu Aborsi
Foto seorang wanita yang baru saja lakukan aborsi pada bayi yang dikandungnya
5. Kerusakan leher rahim.
Kerusakan ini terjadi akibat leher rahim yang terpotong, robek atau rusak akibat alat-alat aborsi yang digunakan.
6. Kerusakan organ lain.
Saat alat dimasukkan ke dalam rahim, maka ada kemungkinan alat tersebut menyebabkan kerusakan pada organ terdekat seperti usus atau kandung kemih.
7. Kematian.
Meskipun komplikasi ini jarang terjadi, tapi kematian bisa terjadi jika aborsi menyebabkan perdarahan yang berlebihan, infeksi, kerusakan organ serta reaksi dari anestesi yang dapat menyebabkan kematian.
8. Gangguan kesehatan mental
Aborsi dapat mempengaruhi emosional dan spiritual pelakunya. Gangguan mental kadang muncul seperti kecemasan, depresi atau mungkin mencoba melakukan bunuh diri.
“Aborsi di Indonesia menurut ahli demografi kesehatan masyarakat, lebih dari 1 juta bahkan ada yang mengatakan hingga 2 juta per tahun,” ujar Prof. Dr. Muhadjir Darwin, MPA, Ketua Panitia ‘The 6th Asia Pacific Conference on Reproductive and Sexual Health and Right 2011′
http://ruanghati.com/2011/10/19/inilah-8-karma-langsung-bagi-wanita-yang-aborsi-bayinya/